Bunga Rampai WMU

April 16, 2008

Dari Bunga, Membangun Prestasi Menegakkan Prestise

Filed under: Tomohon City

Kerja all out.
Paling tidak inilah deskripsi yang harus diketengahkan kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon menghadapi gebyar Tomohon Flower Festival (TFF) 2008 yang akan dilaksanakan selama 1 pekan di akhir Juni hingga awal Juli 2008. Tepatnya tanggal 29 Juni 2008 hingga 4 Juli 2008. Dari 12 agenda kegiatan TFF tersebut, maka Tournament of Flowers (Parade Bunga) merupakan event unggulan yang dipastikan mampu mempersolek Kota Tomohon menjadi cantik, gagah, bahkan sangat berbunga-bunga.
Walaupun sebenarnya kalau dari segi pengalaman, pemerintah dan masyarakat di Kota ini sudah melekat bagaimana mengelola kegiatan agenda parade bunga ini. Mengingat kegiatan ini telah 2 kali dilaksanakan yaitu tahun 2006 dan 2007 lalu. Namun saat itu masih berskala lokal. Sedangkan tahun ini terjadi ekspansi, yaitu sudah berskala nasional. Meliputi kota-kota di berbagai provinsi yang ada di tanah air, termasuk seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Bahkan ke depan atau tahun-tahun berikut sudah melibatkan negara-negara luar.
Bahkan Sekretaris Kota Tomohon selaku Ketua Umum Panitia TFF 2008
Drs Johny JP Mambu SH MSi memastikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara akan menghadiri sekaligus membuka serta menyaksikan Parade Bunga tersebut. Dikatakan Johny JP Mambu bahwa tim advance kepresidenan telah melakukan peninjauan kesiapan Pemerintah Kota Tomohon awal April lalu. Bahkan dijadualkan pula nantinya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan kunjungan kerja di antaranya meresmikan Kantor Sinode GMIM.

Pematangan persiapan
Karena itu tak berlebihan jika Ketua Umum Panitia TFF 2008 Drs Johny JP Mambu SH Msi mengemukakan bahwa event TFF ini merupakan prestise bagi Kota Tomohon – pemerintah dan masyarakat – selaku tuan rumah maupun penyelenggara.
Sejak 2007 lalu persiapan telah dilakukan. Mulai dari penyusunan cetak biru Kota Bunga Tomohon yang disusul dengan Perda Kota Bunga Tomohon dan Festival Bunga Tomohon yang difasilitasi Komite Pemantauan Penyelenggaraan Otonomi Daerah dengan Indonesia Netherland of Agency (INA). Termasuk pula serangkaian konsultasi-konsultasi dengan para Menteri terkait seperti Menteri Perdagangan untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bunga dan mekanisme perdagangannya, Menteri Koperasi dan UKM untuk pengembangan dan pembinan koperasi bunga. Bahkan diprogramkam Tomohon menjadi pilot project nasional Kota Koperasi. Mentari Pertanian untuk pembinaan dan perngembangan bunga, serta Menteri Pariwisata dan Kebudayaan RI yang menjadikan Tournament of Flowers sebagai kalender tetap pariwisata nasional.
Bahkan sebelumnya telah dibentuk koperasi yang mengkhususkan bergerak di sektor bunga, yaitu 35 koperasi dan 1 koperasi induk ditambah dengan 129 kelompok petani bunga. Belum lagi penyelenggaraan pembinaan, pendidikan dan pelatihan bagi petani bunga serta anggota kelompok tani bunga termasuk pelatihan merangkai bunga hias kendaraan, mengikuti berbagai kegiatan promosi di dalam maupun di luar daerah serta melaksanakan kunjungan kerja untuk belajar pengembangan dan pengelolaan bunga di Belanda. Dan yang sangat penting pula adalah membentuk panitia pelaksana Tomohon Flowers Festival 2008 .

Sebagai pelecut
Bahkan ke depan, Tomohon dipastikan siap menuju ke wilayah industri florikultura. Ini tentunya berbekal potensi dan keberadaan yang dimiliki. Kesiapan memang telah dibangun dan dikembangkan. Bahkan untuk menuju ke domain tersebut telah disiapkan kawasan 900 hektare untuk pertanian khusus tanaman hias, yang nantinya akan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Sehingga dipastikan bahwa Parade Bunga yang telah menjadi agenda wisata tahunan ini merupakan pelecut untuk menuju ke medan industri florikultura ini.
Kepada Flower City News Kadis Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon Vonny F Pontoh membeberkan bahwa Kota Tomohon sudah sangat siap untuk menuju ke industri florikultura. Hal ini dikatakan Vonny F Pontoh dengan telah tersusunnya Grand Strategy Industri Florikultura Kota Tomohon 2007 – 2012 dan dengan telah ditetapkannya 3 Peraturan Daerah menyangkut florikultura merupakan bukti bahwa kesiapan tersebut memang sudah diaplikasikan. Hanya di sisi lain Pontoh menggarisbawahi bahwa masyarakat Kota Bunga Tomohon harus mampu menyikapi hal ini, sebab ketika akan memasuki tahapan ekspor maka segala sesuatunya harus benar-benar siap. “Siap menghadapi para kompetitor bidang florikultura lainnya baik dari segi kualitas, kuantitas maupun kontinuitas,” ujar Vonny F Pontoh dengan nada optimistik.
Kendala lain yang disebutkan Kadis Tabunakan Kota Tomohon ini adalah menyangkut kemampuan menyiapkan produk yang memenuhi Standar Operasional Produksi (SOP) sesuai permintaan pasar internasional. Artinya sebagaimana dijelaskan Vonny F Pontoh kepada Flower City News penguasaan teknologi produksi di tingkat petani hingga saat ini masih berada pada skala tradisional dan belum mengarah pada pertanian modern ramah lingkungan. “Ini artinya profesionalisme SDM pertanian harus terus ditingkatkan,” timpal Vonny F Pontoh.

Undangan telah dikirim
Sedangkan kesiapan peserta yang diundang mengikuti berbagai kegiatan TFF 2008 memang terus dievaluasi. Namun Ketua Umum Panitia TFF 2008 Drs Johny JP Mambu, SH Msi mengatakan bahwa sekitar 70% daerah yang diundang sudah menyatakan kesiapan untuk hadir dan menjadi peserta di berbagai kegiatan TFF tersebut. Namun ada juga yang menyatakan akan hadir sebagai peninjau. Berbagai kota yang menyatakan kesiapannya antara lain Kota Kotamobagu, Kota Jogyakarta, Kota Mataram, Kota Pangkalpinang, Kota Gorontalo, Kota Padang, Kota Palembang, Kota Bitung, Kota Kendari, Kota Bengkulu, Kota Manado, Kota Jayapura, Kota Palu, Kota Kupang, Kota Ternate, Kota Samarinda, dan sebagainya. Sebagian memang siap hadir, namun akan memberikan informasi lebih lanjut.
Ketua Umum Panitia TFF 2008 Drs Johny JP Mambu SH Msi mengatakan sekalipun undangan yang telah diantar tidak langsung diserahkan ke kepala daerah, namun yang membawa undangan telah diterima oleh sekda atau asisten di daerah tersebut, itu sudah cukup.
Yang jelas ini adalah kerja all out. Membangun prestasi menegakkan prestise. (Flower City News ed. 10/2008) (wennym-umboh@hotmail.com)

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://wmu.blogsome.com/2008/04/16/dari-bunga-membangun-prestasi-menegakkan-prestise/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Riosoft