Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2007
Hari Lingkungan Hidup a la Kota Bunga
Pagi menjelang siang kemarin (31/7), masyarakat dan pemerintah Kota Tomohon memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Acaranya tidak sekedar seremonial, yang diisi dengan petatah-petitih pimpinan pemerintah untuk mengajak berbagai elemen masyarakat menjaga kelestarian lingkungan alam, memelihara konservasi, etc.
Namun yang penting adalah komitmen pemerintah dan masyarakat Kota Bunga untuk terus memperbaiki kualitas lingkungan. Komitmen itu sendiri ditandai dengan penanaman pohon pakoba - eugenia sp - oleh para pimpinan eksekutif dan legislatif kota ini. Pohon ini merupakan tanaman asli Minahasa khususnya di Tomohon yang sudah mulai langka karena banyak ditebang warga sebelumnya.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini di Kota Tomohon dilaksanakan di Rurukan 1, sebuah wilayah kelurahan yang berbukit, sejuk, berjarak sekitar 4 Km arah Timur dari pusat Kota Tomohon. Wilayah ini terletak di ketinggian 1200 m dari permukaan laut, merupakan sentra hortikultura. Wilayah ini juga merupakan kawasan agrowisata.
Kita berharap, komitmen untuk terus memperbaiki kualitas lingkungan ini tidak hanya sampai di Bukit Rurukan, namun menjalar ke semua warga Kota Bunga.
Pak Walikota mengingatkan, banjir tempo hari (Februari 2006) yang melanda sebagian Kota Tomohon disebabkan semakin berkurangnya daerah resapan air di wilayah Tomohon Timur, karena aksi pembabatan hutan secara serampangan.
Kita tumete witu untete tinetean ne nimatete
